Nyobain Bebek Ali Borme yang Empuk Banget Rasanya

Orang yang tinggal di Bandung dan pecinta kuliner bebek, tentu sudah tak asing lagi dengan tempat kuliner bebek yang satu ini yaitu Bebek Ali. Lokasinya berada di Jl. Hasanudin, tepatnya di sebelah rumah sakit Borromeus yang di Jalan Dago. Bebek Ali Borme ini sudah seperti bebek khas daerah Bandung sebagaimana Bebek Sinjay dari Madura. Meskipun di pinggir jalan dan berupa tempat makan dengan tenda, tapi yang antri makanan di sana luar biasa panjang. Sehari, ratusan bebek dijagal oleh Bebek Ali Borme ini untuk memenuhi permintaan pelanggan. Kalau Anda ke sana, Anda mesti ambil nomor dulu untuk ikut antrian. Kadang nomornya sudah puluhan. Kalau Anda datang pas waktu buka bulan puasa, wuiih ramenya luar biasa. Jangan ngeyel maksain makan di sana kalau nggak terlalu sabar pas di bulan Ramadhan karena goreng bebek ya butuh waktu, apalagi dengan antrian sepanjang itu. Untungnya, pelayanan di sini lumayan sigap. Meski panjang antriannya, tetep lumayan cepat makanan datang.

Review Bakso Ali Borme di Bandung Dekat Borromeus

 
Bebek Ali Borme ini punya khas rasa bebek yang berbeda. Jika bebek lain seperti Bebek Slamet rasanya empuk dan kering, Bebek Ali Borme ini spesialisasinya adalah sangat empuk dan basah. Rasa lembutnya itu lo yang bikin kangen makan di Bebek Ali Borme. Waktu mengantri bakal terobati kalau makanan sudah menempel di lidah. Apalagi rasa bebek pastinya gurih. Joss mantap lah pokoknya! Selain bebeknya yang top markotop, Bebek Ali Borme ini punya keunikan sendiri dalam masalah sambal. Sambal dari Bebek Ali Borme ini rasanya sedikit pedas, sedikit asam, dan manis. Taste sambal ini datang dari penggunaan tomat dan gula jawa. Gula jawa banyak dipakai di sambal karena selain memberikan rasa manis, dia juga terasa lebih gurih dibandingkan jika ditambahkan gula putih biasa. Saya terus terang lebih menyukai sambal yang pedass, tapi sambal manis ala Bebek Ali Borme ini cukup pas di lidah saya.

Review Bakso Ali Borme di Bandung Dekat Borromeus

 
Untuk Anda yang kurang suka bebek, di sini juga ada alternatif menu lele dan ayam. Ini lumayan membantu kalau misalnya kita makan rame-rame trus ada salah satu teman kita yang ga biasa makan bebek. Kadang, ada orang yang jijik membayangkan makan bebek, kadang ada pula teman saya yang ga kuat kolesterol. bebek itu kulitnya lumayan tebel dan kalau digoreng terasa sekali minyaknya. Harga Bebek Ali Borme ini tidak terlalu mahal. Seporsinya hanya sekitar 20ribu. Murah banget kan dibandingkan makan di kafe?

Sejak jaman saya kuliah sampai sekarang, Bebek Ali Borme ini terus bertahan meskipun restoran bebek yang baru banyak dibuka dimana-mana. Uniknya, Bebek Ali Borme ini sampai sekarang masih mempertahankan lokasinya yang berada di dekat Borromeus dan tidak membuka cabang di tempat lain. Ini sebenarnya strategi yang agak unik karena kalau dia buka di tempat lain, mungkin bakal lebih laris. Dan sejak dulu kala, Bebek Ali Borme ini tidak pernah sepi pengunjung. Ini membuktikan makanan yang enak itu pasti dicari oleh pelanggan, meskipun tempatnya di pinggir jalan sekalipun. Jangan salah ya, yang makan di sini bukan cuma kelompok menengah bawah. Bahkan, saya lihat kelompok menengah atas pun mau makan di sini. Terlihat dari mobil-mobil yang diparkir di dekat tenda Bebek Ali Borme ini.

Mau coba kelezatan Bebek Ali Borme?
 
Petunjuk Arah Menuju Bebek Ali Borme di Bandung :
Jl. Hasanudin, Bandung (Sebelah Rumah Sakit Borromeus)

No Replies to "Nyobain Bebek Ali Borme yang Empuk Banget Rasanya"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.