Rasa Pedas Spesial Khas Iga dari Iga Bakar Si Jangkung

Hari itu, saya dan istri saya mau ke Riau Junction. Riau Junction adalah salah satu mall yang menyediakan berbagai bahan premium yang kadang tidak kami temukan di supermarket lainnya. Lokasi Riau Junction ini sebenarnya lumayan menyulitkan dan antrian mobilnya cukup panjang. Kalau mau antri juga kadang harus muter dari arah Dago dulu agar tidak menyerobot antrian. Karena suka mumet parkir di mall yang satu ini, saya tidak terlalu sering ke sini walaupun kadang butuh beli bahan tertentu di sini.

Pas datang ke Riau Junction, waktu sudah menunjukkan jam makan siang. Mau makan deket sana, rasanya saya kurang familiar dengan berbagai jenis resto dekat sana. Akhirnya, kami memilih makan di food court Riau Junction yang berada di lantai 3. Banyak pilihan makan di sana memang, tapi kali ini saya memilih restoran Iga Bakar Si Jangkung yang menjadi tenant di food court ini. Saya cukup suka masakan ala Iga Bakar Si Jangkung. Pusat restoran ini berada di daerah Jalan Cipaganti dan lumayan ramai tempatnya. Pilihan menu di sini utamanya adalah bagian iga, baik iga sapi maupun kambing. Bagian iga memang salah satu bagian yang mantap karena teksturnya yang kenyal dan empuk. Sudah begitu, rasanya juga lumayan garih karena mengandung bagian lemak kambing dan sapi. Selain iga bakar, ada juga menu krengseng dan juga menu sup iga. Hummm….jadi bingung pilih yang mana ya. Kayaknya semuanya enak. Ya sudahlah, saya pilih yang familiar saja yaitu iga bakar kambing. Fyi, Harga menu di sini agak lumayan tinggi. Untuk 1 porsi iga bakar harganya sekitar 40.000.

Review Restoran Iga Bakar Si Jangkung di Bandung

 

Sedikit agak lama menunggu makanan datang ke meja. Maklum kan, makanan memang harus dibakar dulu. Tentu butuh waktu memprosesnya. Iga bakar akhirnya datang dalam kondisi panas. Di Iga Bakar Si Jangkung, salah satu kekhasannya adalah disajikan di atas hot plate dari gerabah sehingga kuahnya masih bergolak panas saat disajikan. Cara menyajikan kambing bakar yang masih panas ini mengingatkan saya dengan restoran Kambing Bakar Cairo. Dan karena masih panas, asapnya pun cukup tebal. Wuiih, bikin makin laper deh pokoknya. Rasa Iga Bakar Si Jangkung ini memang khas yaitu rasa pedas dan manis yang kuat. Rasa manis datangnya dari rasa kecap sedangkan pedasnya berasal dari rawit. Karena menggunakan rawit, pedasnya terasa cukup segar. Sebagai tambahan, Iga Bakar Si Jangkung ini menggunakan tomat sehingga terasa sedikit asam dan manis. Pas banget kombinasi rasanya. Saya suka dengan menu iga ini karena selain daging iga itu empuk, ada bagian tulang muda yang bisa dimakan. Hati-hati saja kalau makan iga bakar ini, jangan kebanyakan. Apalagi kalau sudah agak berumur karena kandungan lemaknya cukup banyak jadi terasa nggliyeng kalau kebanyakan makan (pertanda kolesterol sudah beraksi hehe).

Review Restoran Iga Bakar Si Jangkung di Bandung

 

Mantep deh makan di Iga Bakar Si Jangkung ini. Silakan dicoba buat yang penasaran dengan rasanya. Kalau mau lebih asik lagi, bisa dicoba di restoran pusatnya di daerah Cipaganti.
 
Petunjuk Arah Menuju Lokasi Restoran Iga Bakar Si Jangkung di Bandung :
Riau Junction. JL LL RE Martadinata, No. 172, Bandung

No Replies to "Rasa Pedas Spesial Khas Iga dari Iga Bakar Si Jangkung"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.