Liburan Luar Biasa untuk Keluarga di Kampung Sampireun

Awalnya kami mau ke ciwidey valley. Terbayang oleh saya, Zalfa akan berenang di air panas dengan suasana yang cantik. Saya sudah lihat berbagai foto tentang ciwidey valley, dan nampaknya menarik untuk dikunjungi. Kami berangkat dari Bandung sekitar 9 pagi. Mampir makan pagi di Restoran Ampera dulu di perjalanan. Sampai di ciwidey valley, sekitar jam 12 siang. Zalfa sudah tertidur pulas di jok belakang.

Sampai di sana, mbak yang jaga portal bilang, “Maaf, untuk kolam renangnya ada treatment. Tidak bisa dipakai.”

Whattt!!??

Speachless saya mendengarnya. Nggak tega saya kalau bilang ke Zalfa kita tidak jadi berenang. Dia sudah super excited tentang rencana kami berenang bareng. Pikiran kami blank. Persis saat kami ketinggalan bis di Paris dulu dan terlunta-lunta tanpa kendaraan pulang. Untungnya ini masih di Indonesia. Setelah kewarasan kami bekerja normal, kami mikir alternatif yang bisa kami lakukan.

Pilihan untuk berenang adalah berenang di Bandung. Tapi sayang rasanya, persiapan sudah macem-macem begini sampai bawa pelampung segala. Tiba-tiba, teringat kenapa nggak ke Garut saja. Di Garut banyak kolam renang air panas yang asli. Cek ke google map, perjalanan puter balik ke garut makan waktu sekitar 3 jam. Bisa lah pikir saya.

Tinggal mikir mau nginep di mana.

Searching di mobile apps, tiba-tiba nemu kalau kampung sampireun lagi diskon lumayan. Harga kamarnya cuman 700 ribu, biasanya 2 juta per malam. Tanpa pikir panjang, kami pun berangkat ke sana. Saat perjalanan ke Kampung Sampireun, kami isi perut dulu di Restoran Manjabal. Memang, kalau ada tekad, Insya Allah ada jalan. Liburan tidak jadi batal. Alhamdulillah.

Sampai di kampung sampireun sudah cukup malam. Sekitar jam 7 malam. Setelah check in, kami pun diantar ke kamar penginapan. Pelayanan di sini sudah sejak awal sangat ramah. Kamarnya pun sangat apik, khas pedesaan sekali yang menonjolkan kesan kayu dan anyaman bambu. Kamar mandinya juga bersih dengan shower yang enak buat mandi. Ah….beruntung kami tidak membatalkan liburan.

Saat bangun pagi keesokan harinya, Zalfa sangat senang bermain congklak yang ada di kamar tidur. Dasar orang kota, lihat congklak kegirangan bukan main. Saya ajari buat main congklak dan dia asyik larut dalam permainan ini. Setelah puas main congklak, saya ajak Zalfa naik perahu. Saya pikir kalau naik perahu, bakal ada tukang perahunya. Celingak-celinguk kiri kanan, kok kayaknya mesti mendayung sendiri. Asli, saya belum pernah mendayung perahu sendiri kecuali dulu saat rafting di sungai citarum. Pikiran nekad pun terbersit. Saya ajak Zalfa naik perahu. Untuk keselamatan, saya bawa pelampung buat Zalfa jaga-jaga kalau ada apa-apa karena kolam ini cukup dalam sekitar 3-5 meter.

Review resort dan restoran kampung sampireun di garut

 

 
Pertama naik perahu, saya bingung mengendalikannya. Kok selalu miring-miring jalannya. Apalagi oleng ke kiri dan kanan kalau saya berdiri. Bikin grogi aja. Merapatkan perahu balik ke dermaga juga susah. Rasa cemas mulai muncul. Kalau ada kemauan, Insya Allah ada jalan. Bismillah. Coba sana, coba sini…akhirnya saya mengerti bahwa perahu dikendalikan dengan dikayuh bagian kiri dan kanan agar lajunya bisa lurus. Oke, masalah pertama selesai. Saya pun puter-puter dulu sama Zalfa naik perahu mengelilingi danau. Zalfa kemudian bosan dan pengen pulang. Nah, masalah kedua muncul. Bagaimana merapatkan perahunya. Saya kesulitan membuat perahu lurus sejajar dengan dermaga. Aduh, masak minta tolong orang. Malu kan. Setelah coba-coba lagi, akhirnya ketemu juga caranya. Teringat tukang perahu dulu saat melintasi danau cileunca, pakai dayung untuk menggapai dermaga. Alhamdulillah merapat juga. Saking senangnya bisa mendayung perahu sendiri, besoknya saya mengajak istri untuk ikut naik perahu.

 
Selesai naik perahu, saya sempatkan main ikan di kolam yang kecil. Ikannya jinak banget. Sampai bisa dielus-elus. Kemana saja kami melangkah, ikan-ikan itu setia mengikuti kami. Apalagi di sini airnya sangat jernih sampai bisa lihat ke dasar kolam. Kata bapak yang membawakan tas saya, kolam ini memang mata air makanya jernih banget. Zalfa sejak kecil memang suka main dengan ikan (dan suka memakannya juga haha), melihat ikan-ikan di sini, dia luar biasa kegirangan dan sulit diajak pulang ke kamar.

 
Setelah selesai main ikan, kami pun makan pagi. Breakfast gratis termasuk dalam paket penginapan. Saya pikir, saya bakal dapat makan nasi goreng seperti biasa kalau menginap di hotel umumnya. Ternyata…makan pagi di sini heboh betul. Selain dapat nasi goreng + ayam + kerupuk, kami juga dapat yoghurt, cemilan pagi, teh dan kopi, juice serta buah potong. Luar biasa…lengkap betul. Sebenarnya, paket kami untuk 2 orang, tetapi karena bawa Zalfa, tentunya harus menambah 1…eh dapat tambahan minuman gratis dari kampung sampireun. Luar biasa pelayanan mereka. Maksimal banget deh. Yoghurt pagi itu. kami dapat rasa blueberry. Benar-benar kerasa blueberry-nya. Rasa asem dan manisnya pas banget. Nasi gorengnya juga enak, beda dengan nasi goreng yang biasa dibuat di hotel-hotel kalau breakfast. Cemilan pagi itu kami dapat tape yang digoreng dan disiram dengan gula putih. Mantap deh pokoknya.

 
Selesai breakfast, kami pun pergi ke cipanas dan berenang. Sayang, saya salah memilih kolam renang. Biasanya, kami memilih kolam yang sepi. Kali itu, dengan semangat nekad, saya memilih kolam yang baru yang lebih banyak wahananya. Tetapi selain ramai, airnya pun kotor. Kondisinya cenderung jorok. Uuughh…sayang banget, padahal tempat ini sudah jadi tujuan wisata banyak orang. Walau demikian, Zalfa sudah sangat senang karena bisa seluncuran. Lumayan lah.

Pulang berenang di cipanas, kami langsung balik ke kampung sampireun. Karena sudah makan macem-macem selama di perjalanan, kami pun memilih makan sore di hotel. Saking capeknya, makanan kami minta antar ke hotel dan makan di kamar. Agak bingung juga memilih menu karena banyak menu aneh-aneh yang nampaknya menarik. Tapi untuk amannya, ya pilih menu yang sudah familiar dengan lidah saja. Menu yang dipesan adalah paket ayam bakar. Harganya tergolong standar untuk resort kelas atas seperti ini. Hanya 55.000 per porsi.

 
Tidak lama, makanan diantar ke kamar. Hmmm, ayam bakarnya wangi banget. Bau asapnya meresap ke ayamnya dan bumbu kecapnya pas banget. Satu porsi itu dapat dua ayam padahal harganya nggak mahal lo. Selain itu, masih dapat sambal tradisional khas sunda. Mantap deh rasanya….Karena dapat 2 porsi, Zalfa bisa ikutan makan.

 
Selain makan pagi, kami juga dapat cemilan pagi dan sore juga lo. Cemilan pagi adalah surabi yang disajikan dalam mangkuk dan disiram oleh kuah yang manis yang berasal dari gula merah. Serabinya lembut banget. Sementara, cemilan sore dapat sekoteng yang hangatnya pas buat menemani suasana sejuk pegunungan. Malam ini kami sekeluarga leyeh-leyeh saja di kamar sambil menikmati pemandangan.

 

 
Karena kerasan tinggal di sini, akhirnya saya extend 1 hari. Awalnya kami cuman mau liburan 1 hari saja. Tapi kok ya sayang ya kalau cuman sehari. Sudahlah, kapan lagi bisa liburan begini. Alhamdulillah nya, harganya masih sama dengan harga awal yang kami pesan.

Keesokan harinya kami siap-siap pulang. Makan pagi kali ini, saya pesan mie goreng. Sementara istri saya pesan tambahan nasi goreng ikan asin. Kali ini, yoghurt-nya dapat rasa mangga. Rasanya pas, bahkan lebih nikmat dari rasa blueberry karena lebih manis. Karena nggak terlalu asem, Zalfa mau ikut mencicipinya. Nah, pas mau bayar tambahannya di kasir, malah dibilang ga usah. Waduh baik banget yaa. Nggak enak jadinya, maka saya berjanji entar sampai di Bandung, saya tulis review yang baik tentang kampung sampireun. Ketika diminta menulis guest comment-pun, saya tuliskan dengan tulus kesan baik yang kami dapat selama menginap di sini.

 
Ini adalah tempat yang cocok buat liburan. Liburan selanjutnya, mungkin kami kembali ke sini lagi. Terima kasih buat kru kampung sampireun yang telah ramah melayani kami.

Website : Kampung Sampireun
Petunjuk Arah Menuju Lokasi Kampung Sampireun di Garut :
Jl. Raya Samarang Kamojang Km. 4, Garut

No Replies to "Liburan Luar Biasa untuk Keluarga di Kampung Sampireun"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.