Masakan Sunda Asli Bandung. Ampera Pelopornya!

Pagi itu, saya dan keluarga hendak bepergian ke luar kota. Karena buru-buru, kami nggak sempat makan di rumah. Dalam perjalanan naik mobil, kami mikir mau makan apa. Soalnya kami bawa anak saya Zalfa. Waktu itu, jam sudah menunjukkan pukul sekitar 09.30 pagi. Restoran yang buka pagi-pagi itu tidak banyak. Kalaupun ada, biasanya makanan pinggir jalan seperti bubur ayam atau makanan fast food. Aduh, masak pagi-pagi sudah makan fast food segala. Untung, tiba-tiba terbersit pikiran untuk mampir makan di Ampera di Jalan Suci.

Rumah makan Ampera mungkin sudah tak asing lagi namanya bagi warga Bandung. Jaringan rumah makan Ampera ini adalah salah satu tempat makan yang cukup tenar dan bertahan sangat lama. Saya ingat, waktu SD kalau saya dan ibu saya main ke Bandung, kadang diajak ke rumah makan Ampera ini. Itu berarti sekitar 25 tahun yang lalu. Dulu, tempatnya masih berupa warung nasi di daerah terminal Kebon Kelapa. Bagi anak kecil seperti saya, melihat makanan berlimpah di meja makan dan bisa pilih sendiri itu sangat luar biasa. Style penyajian makan ini masih dipertahankan sampai sekarang oleh Ampera. Kita bisa milih makanan kita sendiri yang disajikan di meja dengan tatanan yang cantik ala Restoran Sunda.

Review Rumah Makan Ampera Khas Masakan Sunda di Bandung

 
Pas lihat makanan yang berjajar begitu, saya jadi agak bingung mau makan apa. Semuanya kayak enak-enak nih. Ah tiba-tiba pengen nyoba menu tutut. Menu tutut khas hanya ada di restoran Sunda. Menu ini berupa menu keong dengan rasa gurih, manis, dan pedas. Menu tutut biasanya disajikan dengan bumbu kuning dari kunyit. Mungkin penggunaan kunyit yang cukup banyak ini untuk menutupi rasa amisnya. Buat orang yang bukan dari Sunda, melihat makanan tutut mungkin agak jijik. Warna keongnya agak kehitaman. Yang paling menyulitkan adalah cara makannya. Biasanya disedot dengan mulut atau menggunakan tusuk gigi. Kalau sudah dapat isinya, nanti akan ditusuk dan dikeluarkan. Isinya mirip cacing, kata istri saya. Pantas ga semua orang suka melihatnya. Rasa dagingnya ada sedikit pahitnya. Di daerah istri saya di Kediri, ada juga menu yang tidak umum seperti ini yaitu sate bekicot. Ini juga ga semua orang mau memakannya.

Review Rumah Makan Ampera Khas Masakan Sunda di Bandung

 
Salah satu hal yang dipertahankan dari restoran Ampera ini berdiri adalah penyajian lalabnya. Masakan sunda memang terkenal lalabnya. Lalab adalah bagian tak terpisahkan dari masakan Sunda. Asiknya adalah masakan lalab ini bisa kita ambil sendiri sesuka-suka kita dan gratis. Khusus untuk urusan lalab, saya biasanya ambil dalam porsi yang cukup banyak karena saya suka sekali lalab. kadang bisa 3-5 kali porsi orang biasa. Selain lalab yang gratis, di sini juga disediakan sambal yang juga gratis. Sambal yang disajikan ada 3 macam yaitu sambal terasi, sambal tomat, dan sambal bajak. Taste sambal di Ampera ini memang khas Sunda, sedikit manis menurut saya. Nah, pas ke Ampera ini, saya nemu salah satu lalab favorit saya yaitu kenikir. Kenikir adalah lalab berwarna hijau yang punya bau yang khas dengan bentuk daun mirip seledri. Anehnya, dulu waktu saya kecil saya paling tidak suka kenikir sebagai lalaban. Eh sekarang malah ketagihan. Memang, selera manusia itu bisa saja berubah.

Review Rumah Makan Ampera Khas Masakan Sunda di Bandung

 
Selain memilih menu tutut, saya juga memilih menu lain sebagai teman makan. Saya pesan bakwan jagung. Nah, enaknya di Ampera adalah makanan yang kita pilih nanti akan dimasak sebentar agar bisa disantap dalam keadaan hangat. Hal sederhana seperti ini memang membuat rasa makanan lebih maknyus. Untuk minumannya, saya pilih juice sirsak. Dari dulu, saya suka minuman sirsak. Sayangnya, banyak juice sirsak yang rasanya agak pahit karena pemilihan bahan sirsak yang kurang baik. Sirsak ini memang ga gampang milihnya dan kalau disimpan terlalu lama juga kadang cepat busuk. Pas makan di Ampera ini, rasa juice sirsaknya lumayan segar. Pas sebagai teman makan tutut.

Review Rumah Makan Ampera Khas Masakan Sunda di Bandung

 
Khusus untuk restoran Ampera yang berada di Jalan Suci ini, saya lihat lokasinya lumayan menarik. Ada taman untuk anak-anak bermain di bagian belakang. Tamannya cukup asri dengan pepohonan yang rindang. Ada air terjun buatan juga yang membuat suasana menjadi makin asik. Untuk yang bawa anak, juga ada area permainan anak dalam ukuran kecil. Bahkan ada jembatan dari kayu khusus buat anak. Padahal, dulu Ampera di jalan Suci ini awalnya tempatnya biasa saja. Ukurannya juga tidak terbilang besar. Beberapa tahun lalu, tempatnya pindah ke sebelahnya dan diperluas. Ada beberapa lantai di restoran ini. Salah satu yang masih dipertahankan dari Ampera Suci yang lama adalah ada music live setiap harinya. Sayangnya, kadang suaranya terlalu kencang jadi kalau pas music live malah agak sulit ngobrol dengan teman.

Review Rumah Makan Ampera Khas Masakan Sunda di Bandung

 
Tempat ini adalah salah satu rumah makan Sunda yang pas buat hangout. Ga harus ke gerai-gerai fast food kan untuk dapat makanan yang enak dan suasana yang asik. Silakan cobain aja sendiri kalau kepengen nyicip masakan Sunda.

Website : Rumah Makan Ampera Bandung
Petunjuk Arah Menuju Lokasi Rumah Makan Ampera di Bandung :
Jalan Penghulu Haji Hasan Mustopa No 27, Suci, Bandung

No Replies to "Masakan Sunda Asli Bandung. Ampera Pelopornya!"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.