Harga Murah Rasa Wah! Sensasi Makan Sop Ayam Pak Min

Beberapa hari lalu kebetulan ke Bogor, ada sedikit keperluan ke rumah kakak di Bogor. Berangkat dari Bandung jam 4 pagi menggunakan travel, sampai bogor sekitar jam 9 pagi. Perjalanan naik travel melintasi daerah Puncak, wuiihh asiknya daerah Puncak ini. Pantesan orang Jakarta betah macet-macetan ke Puncak padahal sehari-hari sudah macet di jalanan Jakarta. Karena berangkat nyubuh, makan pagi jadi tidak jelas. Walau sudah makan nasi goreng pagi-pagi, tetep saja perut krucuk-krucuk. Kebetulan rumah kakak saya di dekat Taman Yasmin di Bogor. Nah, denger-denger dari kakak, katanya depan Taman Yasmin ini bakal rame dengan jajanan kala sore hari. Sayangnya, kami pulang siang harinya jadi tidak sempat deh liat aneka jajanan sore. Kebetulan, saya lihat ada beberapa resto dekat Taman Yasmin, dan semuanya nampak enak-enak. Saya pun minta rekomendasi kakak, mana resto yang paling pantas dicoba. Kakak saya tanpa segan-segan menunjuk resto sop ayam pak min dari Klaten. Sippp lah, nampaknya namanya beda banget. Ini kayaknya pantes buat makan siang.

Sop ayam pak min ini sepertinya berpusat di Klaten. Karena pusatnya di Klaten, rasa masakannya tentunya mirip dengan Masakan Jogja atau Masakan Solo. Cabangnya tersebar di mana-mana kalau mencarinya di Google. Siang harinya, saat jam makan siang sudah tiba, kami pun pamit ke kakak saya. Dan saya pun mencoba sop ayam pak min dari klaten ini sebagai makan siang kami. Tempatnya cukup sederhanan dengan meja kursi biasa banget. Tapi tempatnya rame banget, padahal ini belum jam makan siang, baru jam 11 siang lo. Kalau belum jam makan siang tapi sudah rame banget, itu pertanda tempatnya lumayan laris. Biasanya sih tempat laris di Indonesia, kalau nggak karena enak, karena murah, atau karena porsinya besar, atau karena ketiganya..heee…

Review Resto Sop Ayam Pak Min di Bogor

 

Review Resto Sop Ayam Pak Min di Bogor

 
Kami tentu saja pesan sop ayam, jujur saya penasaran dengan menu ini karena saya belum pernah lihat sop ayam pak min di Bandung. Selang beberapa lama, pesanan pun datang. Sop ayam ini ternyata berupa kuah bening dengan ayam di dalamnya. Pertama kali mencoba….wuih lembut banget ayamnya., kuahnya pun mantap…seger rasanya (apalagi saya tambah jeruk nipis). Nah, saya debat dengan istri saya, menurut saya, ini adalah ayam kampung tapi dia bilang bukan. Ayam kampung itu tampak dari serat dagingnya yang cenderung alot, mirip bebek. Karena di sini disajikan dalam bentuk potongan agak kecil-kecil, nggak ketauan apakah bentuk kakinya panjang atau tidak. Dan juga kalau digoreng, dari bagian kulitnya juga nampak. Saya keukeuh bilang ini ayam kampung. “Nanti saya tanya ke kasirnya”, kata saya. Agak membingungkan memang, kok ayam kampung bisa selunak ini. Sampai tulang-tulangnya juga mudah retak. Biasanya nggak gitu. Mungkin di sini diproses lama dengan cara dipresto. Nah, yang kurang enak buat saya adalah retakan tulang-tulangnya. Saking lembutnya sop ayam ini, kalau digigit tulangnya retak dan retakannya menusuk lidah. Sehari kemudian, lidah saya sampai sariawan gara-gara kena retakan tulang ayamnya. Beuhh!

Review Resto Sop Ayam Pak Min di Bogor

 
Harga di sini menurut saya murah banget. Untuk ukuran Bogor yang dekat dengan Jakarta, ayam kampung dijual segitu memang murah biingiits. Pantesan rame. Saya selalu kagum dan heran kalau ada resto yang menjual ayam kampung dengan harga murah. Kok bisa ya? Harga ayam kampung itu rata-rata mahal dari pedagangnya lo. Bisaan nih resto nyari suppliernya.

Sukses terus Pak Min!
 
Petunjuk Arah Menuju Lokasi Sop Ayam Pak Min di Bogor :
Perumahan Taman Yasmin, Ruko Haji Omon, Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Bogor

No Replies to "Harga Murah Rasa Wah! Sensasi Makan Sop Ayam Pak Min"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.