Masakan Lombok di Bandung – Taliwang Bersaudara

Kami agak bingung makan di mana hari itu. Istri saya badannya kurang fit dan pengen makanan yang pedes tapi bikin kenyang. Tiba-tiba saya teringat ayam taliwang yang ada di dekat pusdai. Masakan taliwang ini adalah masakan khas daerah sasak lombok di nusa tenggara barat. Kami dulu beberapa kali makan di sana dan rasanya mantap memang. Kalau sebuah masakan meninggalkan memori di lidah kami, biasanya masakan itu ueeenak. Kami putuskan untuk beli makan di sana siang itu.

Restoran ini kayaknya sudah lama banget berdiri. Suasananya terasa jadul di sini. Pelayanan juga biasa saja. Tapi restoran ini hampir selalu ramai. Seringkali area parkir mobil selalu penuh. Memang makanan enak itu selalu bikin kangen.

Review Taliwang Bersaudara di Bandung

 
Begitu duduk, pelayan memberikan daftar menu yang bisa dipilih. Selain pesan ayam taliwang, kami juga pesan makanan favorit lainnya di sini yaitu plecing kangkung. Makanan datang super cepat. Kurang lebih cuma 5-10 menit sejak masakan dipesan. Kalau restoran bisa menghidangkan makanan cepat begini, kuncinya adalah di pengelolaan stok yang ready. Masakan jenis ala carte biasanya agak lebih lambat (sekitar 15-30 menit), tetapi masakan yang sudah disiapkan tanpa perlu masak ulang biasanya cepat. Semakin cepat makanan datang, tentu semakin baik karena customer itu bisa ngamuk berat kalau makanan lambat datangnya. Pernah, saat makan di sebuah resto, saya lihat seorang customer marah-marah dan teriak-teriak memaki pelayan sampai bikin ga nyaman customer lain di sebuah restoran karena merasa pesanannya datang terlambat. Nightmare deh ketemu customer begitu.

Menu ayam taliwang adalah menu ayam utuh yang dimasak dengan bumbu pedas. Saya teringat ayam panggang bangi di kampung halaman saat makan di sini. Rasa pedasnya mirip. Melihat bentuknya, ayam yang dimasak adalah ayam yang masih muda yang berukuran 3-5 ons dalam kondisi hidup dan utuh. Ayam taliwang adalah ayam khas yang dimasak dari ayam kampung muda berumur sekitar 45 hari. Apakah jenis yang dimasak ini ayam kampung, ayam pejantan muda, atau baby chicken, saya kurang tahu pastinya. Ayam muda ini sepertinya dimasak dengan cara diungkep dengan bumbu pedas lalu dipanggang. Karena diungkep, biasanya bumbu lebih meresap. Apalagi jika diungkep dalam waktu lama dengan api kecil. Sensasi ayam taliwang ini adalah campuran antara wangi asap dengan rasa pedas yang menggigit. Karena berupa ayam muda, tentu rasanya lebih gurih. Berbeda dengan ayam penyet dari Jawa Timur, sambal ayam taliwang ini disajikan terpisah.

Menu plecing kangkungnya juga joss mantap. Saya suka sekali dengan menu sayuran. Apalagi kangkung. Dulu ketika tinggal sebentar di luar negri, pernah saya pengen kangkung banget…eh harga kangkung di sana bisa mencapai 2 euro seikat kecil. Alamaak. Padahal ayam aja harganya di sana hanya 1.5 euro-an saat itu. Makanya saya bersyukur tinggal di Indonesia yang harga sayurannya murah. Plecing kangkung ini berisi campuran kangkung dan toge serta kacang tanah dengan sambal merah yang segar. Sambal plecing kangkung ini menurut saya isinya selain cabe, ada tomat dan jeruk sambalnya. Makanya rasanya segar.

Review Taliwang Bersaudara di Bandung

 
Tidak menunggu lama, setelah makanan datang langsung kita santap. Maklum, memang sudah kelaparan banget. Kalau lapar gini, ga pake ba bi bu…langsung serbu…Apalagi pedasnya bikin makan jadi berselera. Untuk urusan harga, satu ekor taliwang (untuk 2 porsi) harganya 50.000. Jadi sekitar 25.000 per potongnya. Itu belum nasi ya. Masih masuk akal menurut saya. Biasanya yang bikin terasa mahal ya kalau beli minum ini itu sih. Suka ga tahan godaan kalau lihat es kelapa muda atau juice…Jadi, kalau mau hemat, beli dibungkus saja. Hehehe

Restoran taliwang ini pokoknya top dah. Salah satu favorit kami. Yang belum pernah makan di sini, mesti nyobain deh.
 
Petunjuk Arah Menuju Lokasi Taliwang Bersaudara di Bandung :
Jl. Citarum No.29, Bandung

No Replies to "Masakan Lombok di Bandung - Taliwang Bersaudara"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.