Sambal Rasa Komplit Bikin Nagih di Waroeng Spesial Sambal

Restoran ini berpusat di Jogja, Jawa Tengah. Karena berasal dari Jawa Tengah, taste masakan di sini bernuansa masakan Jawa. Ini adalah favorit istri saya sejak kuliah. Dulu, ada cabang resto sambal spesial di daerah Dago. Sayangnya, entah kenapa selang beberapa tahun resto yang ada di Dago tutup. Persaingan resto di Bandung memang sangat luar biasa. Resto-resto baru bermunculan dan menggeser pemain lama yang sudah mapan. Sudah tidak terhitung jumlah resto yang tutup di Bandung. Resto-resto dengan konsep baru, suasana yang asik, dan produk yang berbeda terus saja muncul. Satu sama lain saling berkompetisi dengan keras. Nah, mungkin waroeng spesial sambal di Bandung juga merasakan kejamnya persaingan di Bandung. Apalagi daerah Dago mempunyai harga sewa yang cukup tinggi. Tentu biaya operasionalnya tidak sedikit. Waroeng spesial sambal di Bandung dengar-dengar pindah ke daerah Kiara Condong, tapi nampaknya tak lama kemudian tutup juga. Sayang sekali, padahal istri saya penggemar berat restoran ini karena dia suka sambalnya yang beraneka ragam.

Tapi ternyata, restoran ini masih ada cabangnya di Bandung. Sayangnya jauuuuh banget dari Bandung. Tepatnya malah di Sumedang di daerah Jatinangor. Perjalanan ke sana mungkin butuh 1-2 jam dari rumah kami. Pas banget, beberapa hari lalu kami ada wedding di IPDN. Selesai wedding, biasanya kami kelaparan. Meskipun banyak sekali makanan yang kami buat hari itu, semuanya milik customer dan biasanya kami serah terimakan ke customer selesai acara. Kami sendiri kadang kala kelaparan. Tiba-tiba teringat, kenapa enggak makan di Spesial Sambal ini.

Jarak dari IPDN ke restoran ini tidak jauh, hanya sekitar 10 menit. Bersama beberapa rekan dari Resep Bunda Catering, kami kemudian pergi ke restoran. Sampai di sana, restoran ini penuuuh banget. Beberapa kali kami datang ke restoran Spesial Sambal, memang selalu penuh. Baik yang di Kediri maupun yang di Sumedang ini. Kadang kala, harus duduk dulu di kursi tunggu sampai 15 menit sebelum bisa dilayani. Memang luar biasa keramaian di restoran Spesial Sambal ini. Padahal lokasinya lumayan jauh, bahkan dari jalan utama Jatinangor pun cukup jauh. Memang, kalau makanan kita enak…ya pasti laris aja. Itu kuncinya di dunia kuliner. Di gang sempit pun masih dikejar orang kalau enak.

Tidak lama kami menunggu, kami akhirnya dapat meja. Langsung kami pesan beberapa menu kesukaan kami. Di antaranya adalah sambal belut. Ini favorit istri saya sejak jaman mahasiswa. Selain itu, kami pesan ayam goreng kampung, sayur asem, telur, sambal mangga muda, dan masih banyak lainnya. Kalap deh pesennya, apalagi perut keroncongan begini padahal jam sudah menunjukkan pukul 3 sore.

Untuk makan di sini memang butuh kesabaran. Kami lihat di sebelah juga pada belum dapat pesanan. Memang sangat penuh dan antri. Harga makanan di sini memang luar biasa murah. Ayam goreng kampung saja harganya cuman 15.000. Sambal dan lainnya juga murah-murah. Ada begitu banyak variasi sambal yang bisa kita pilih sesuai selera. Sambal terlaris dipajang besar-besar di dinding kalau kita bingung mau milih yang mana saking banyak. Ini memang keunikan waroeng spesial sambal yaitu variasi sambalnya. Apalagi harganya murah. Karena letaknya berdekatan dengan kampus-kampus, maka restoran ini laris banget. Juice saja harganya cuman 5.000. Kok bisa ya? Ini resto masih untung gitu? Ga habis pikir saya tentang pengelolaan cost-nya. Luar biasa. Biasanya saya bisa menebak berapa HPP makanan yang disajikan. Kali ini saya angkat tangan.

Review Waroeng Spesial Sambal di Bandung

 
Setelah 30 menit lebih menunggu, akhirnya makanan yang ditunggu datang saja. Wuiih ayam goreng kampungnya ternyata besar banget. Luar biasa. Padahal ayam kampung itu mahal looo. Makin bingung kan ngitung cost-nya. Hihihi. Tidak menunggu lama, semua makanan kami sikaaat. Makanannya memang enak. Mantap dah pokoknya. Bahkan telur saja rasanya entah kenapa lebih gurih. Di sini, telur disajikan dalam kondisi agak basah (tidak matang sempurna) dan diisi bawang merah serta bawang daun. Sedappp banget deh pokoknya. Ga rugi kami makan jauh-jauh ke sini. Gawat ini kalau istri saya ketagihan. Bisa harus bolak-balik Sumedang Bandung hanya buat beli sambal saja.

Review Waroeng Spesial Sambal di Bandung

 
Ada hal-hal unik yang ditempelkan di dinding waroeng SS ini. Salah satunya yang saya baca adalah bahwa waroeng spesial sambal ini tidak menyediakan wifi agar pengunjung lebih memilih untuk ngobrol satu sama lain. Memang, kadang teknologi itu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Sering kita lihat, saat keluarga atau teman-teman ngumpul malah asik main hp sendiri-sendiri. Entah karena falsafah ini atau suasananya, saya lihat pengunjung rata-rata ngobrol dan tertawa satu sama lain.

Review Waroeng Spesial Sambal di Bandung

 
Setelah selesai makan, kami langsung cepat-cepat pulang. Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore dan kami harus segera pulang ke Bandung. Eh ternyata, bahkan di kasir saja harus antri lama saking banyaknya yang mau bayar. Kami makan berlima dan hanya habis sekitar 150 ribu. Padahal tiap orang pesan sambal macam-macam dengan menu lengkap bersama juice. Terhitung luar biasa murah untuk ukuran restoran di Bandung ini.

Review Waroeng Spesial Sambal di Bandung

 
Moga-moga, bikin cabang lagi deh di Bandung kota. Biar kami gampang kalau mau makan. Entar kami jadi pengunjung setianya. Sukses teruss yaa..

Website : Waroeng Spesial Sambal
Petunjuk Arah Menuju Lokasi Waroeng Spesial Sambal di Bandung :
Jl. Kolonel Ahmad Syam, Sayang, Jatinangor, Sumedang,

No Replies to "Sambal Rasa Komplit Bikin Nagih di Waroeng Spesial Sambal"

    Leave a reply

    Your email address will not be published.